Home Berita pelacakan-kasus-dbd-di-panggunguni-tim-surveilans-puskesmas-pucanglaban-lakukan-penyelidikan-epidemiologi
Pucanglaban, 5 Desember 2025 – Tim Surveilans Puskesmas Pucanglaban melaksanakan kegiatan penyelidikan epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Panggunguni, pada Jumat (5/12/2025) sebagai respons atas temuan kasus DBD di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama perangkat desa dan kader kesehatan setempat untuk mengumpulkan informasi lokasi rumah kasus, riwayat aktivitas pasien, serta pemetaan lingkungan sekitar. Tim kemudian menyusuri titik-titik yang berpotensi menjadi sumber perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan jentik di bak mandi, selokan, drum penampung air, dan barang bekas, sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai pencegahan DBD melalui gerakan 3M Plus: menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, ditambah upaya pencegahan lain seperti penggunaan lotion anti nyamuk, memasang kelambu, dan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala.
Selain pemeriksaan lingkungan, tim juga melakukan pencatatan dan survei epidemiologi, termasuk wawancara kepada keluarga terdekat dan tetangga sekitar guna memastikan tidak ada gejala DBD lain yang belum terlaporkan.
Kepala Puskesmas Pucanglaban dr Ririen Sandra , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk mencegah penyebaran kasus. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemeriksaan jentik secara berkala. Pencegahan dapat dilakukan mulai dari rumah masing-masing,” ujarnya.
Warga menyambut baik kehadiran tim surveilans dan turut aktif dalam kegiatan. Beberapa titik yang ditemukan terdapat jentik langsung ditindaklanjuti dengan pembersihan dan penyuluhan.
Dengan adanya kegiatan penyelidikan epidemiologi ini, diharapkan angka penularan DBD di Desa Panggunguni dapat ditekan, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk tersebut.